Siapa yang Meniru Milo?
Siapa yang balas berteriak?
Ceritanya
Milo berteriak "Hellooo!" ke arah tebing yang jauh, dan ada yang langsung meneriakkannya balik! Tidak ada yang bisa pergi ke tebing itu... jadi siapa yang meniru Milo? Para sahabat membayangkan mereka bisa MELIHAT suara, lalu menghitung berapa lama gema kembali dari tebing yang dekat dan dari tebing yang jauh.
Yang dipelajari anak Anda
- Gema adalah suaramu sendiri yang kembali: bunyi merambat ke permukaan besar yang keras, memantul darinya, lalu kembali kepadamu.
- Tidak ada yang meniru Milo. Tebing itulah yang memantulkan suaranya kembali.
- Gema dari tebing yang dekat kembali pada hitungan SATU. Tebing yang jauh dua kali lebih jauh, jadi gemanya butuh waktu dua kali lebih lama dan kembali pada hitungan DUA.
- Makin jauh bunyi harus pergi, makin lama kamu menunggu gemanya.
Coba bersama (didampingi orang dewasa)
Bersama orang dewasa, berdirilah jauh dari tembok besar, jauh dari jalan raya, lalu TEPUK TANGAN! Bisakah kamu mendengar gemamu? Hitung berapa lama sampai gemanya kembali.
Fakta seru
Kelelawar dan lumba-lumba memakai gema untuk menemukan jalan. Mereka mengeluarkan bunyi klik dan cicitan, lalu mendengarkan gema yang memantul kembali dari benda-benda di sekitar mereka.
Bahas setelah menonton
- Siapa yang sebenarnya meniru Milo?
- Mengapa gema dari tebing yang jauh lebih lama kembali?
- Di mana kamu pernah mendengar gema?
Paspor Axolandia Gratis
Tonton satu episode, coba kegiatannya bersama, lalu tambahkan satu stempel. Kumpulkan 6 stempel untuk menjadi Penjelajah Axolandia! 5 halaman untuk dicetak di rumah atau di kelas.
Lembar cetak gratis langsung ke email Anda
Untuk orang tua: satu email per minggu berisi episode baru, lembar cetak gratisnya, dan ide untuk dicoba bersama di rumah. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.
Mulai sekarang sambil menunggu: Paspor Axolandia Gratis (PDF) · Paket kegiatan tiap episode
Atau gabung ke kanal Telegram kami: t.me/axolandiaparents. Kami tidak pernah mengumpulkan informasi dari anak-anak. Pemberitahuan privasi
Melihat suara itu cuma pura-pura, tetapi gema itu nyata: bunyi memantul dari permukaan besar yang keras seperti tebing dan tembok.
